RSS

Masa Isolasi Mandiri(isoman)

27 Okt

Selasa, 13 Oktober 2020, rekomendasi dokter RSSA sudah di izinkan pulang ke rumah, tetapi karena hasil swab terakhir masih positip covid19, sehingga harus melakukan isolasi mandiri(isoman) selama kurang lebih 14 hari ke depan….

Selama Isoma berarti saya harus menyendiri dalam kamar, tidak boleh bersentuhan dengan istri, anak dan simbok. Dan ternyata oleh istri sudah disiapkan kamar tidur sendiri, yang kamar tersebut biasanya buat kami berdua, untuk kali ini istri saya mengalah tidur di kasur bawah satu kamar dengan anak saya Fairuz, demi pengamanan agar tidak terjadi cluster baru dalam keluarga harus disiplin selama isoma…. saya mempersiapkan diri untuk isoma: piring makan, gelas, sendok , pasta gigi dan sikat gigi yang terpisah dari yg dipakai anak dan istri, jika keluar kamar harus selalu pakai masker…

Selama 2 hari isoman, sejak kedatangan pada hari Selasa, 13 Oktober 2020 jam 11.00 WB sd Rabu, 14 Oktober 2020, karena masih diberi Cuti Khusus oleh kantor dan badan masih agak lemes dan juga masih batuk yang dibarengi nafas agak tersengal sengal serta hidung berair walaupun tidak terus menerus, sehingga aktivitas yang saya lakukan tiduran, baca alqur’an, dzikir ma’tsurat, sholat jamaah bersama anak,istri dan simbok dan saya makmum aja ke anak saya yang paling besar, minum obat bawaan RSSA, minum probiotik, minum habatsauda, minum madu, british propolis, semprot tenggorokan(ionicsilvergt), minum rebusan daun paliasa(saran Bu Atik teman kantor) untuk menghilangkan flek dalam paru paru, berkumur dengan betadin dan jika keluar kamar atau menunaikan sholat jamaah selalu pakai masker medis yang saya lapisi dengan tisu yang ditetesi minyak kayu putih sebagaimana saran temen saya (Setyo) alumni SMPN3’85, kemudian malamnya suntik insulin untuk mengerem Gula Darah dan Diabetes Melitus(DM)…

Selain itu saya mencoba mempraktekkan saran dr.Rufai dari RS Panama Florida, AS yg dia lakukan pada pasien pasien di ICCU dengan menyuruh tengkurap seperti posisi sujud dalam sholat lalu tarik nafas panjang sampai batuk untuk mengeluarkan kotoran semacam lem yg menempel di thorax paru paru atau istilah lainnya melakukan PRONING..dan memang ketika saya buat sujud seperti itu dan tarik nafas panjang akhirnya keluar batuk batuk serta keluar lendir batuk…

Dan untuk mengontrol kadar oxigen dalam tubuh dirumah , alhamdulillah dipinjami oleh mas Amin teman kantor alat yg namanya Fingert IP Oximeter. Selama di RS saya selalu di bantu selang oxigen, krn kadar oxigen dalam tubuh saya jika tidak menggunakan bantuan selang oxigen selalu dibawah 90 yg seharusnya diatas 95, hal ini merupakan kondisi tubuh yang kena happy hypoxia, apabila happy hypoxia tersebut tidak segera tertangani akan berbahaya bagi pasien covid19 yang walaupun secara fisik seoerti biasa biasa aja, tetapi bisa berakibat kematian, seperti kejadian di Kab.Purbalingga, Jawa Tengah…

Kamis, 15 Oktober 2020 , masuk hari ke 2 isoman, status saya sudah Work From Home(WFH), selain ngisi SAK juga harus absen pagi sekitar jam 6.03 dan sore jam 17.00, kemudian dilanjutkan mengisi logbook. Karena kondisi badan juga masih kurang fit, jadi aktivitas gak hisa terus menerus, kalau kelelahan muncul batuk dan ngos ngosan, yaa akhirnya diselingi dengan tiduran…yang penting bisa buat ngisi logbook๐Ÿ˜‘ Tidak lupa olga ringan 20 menit plus caring, minum probiotik, habatsauda,obat dokter, madu, british propolis, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih..

Jumat, 16 Oktober 2020, masuk hari ke 3 isoman, WFH masih terus batuk2…saya belum Jumatan, dan sejak timbul gejala panas dingin sebelum opname sampai hari Jumat ini saya sudah tidak hadir menunaikan sholat Jumat sekitar 4x Jumat, hanya sholat dhuhur saja…Yaa Alloh SWT ampuni hambamu ini, amiin….Tidak lupa olga ringan 20 menit plus caring, minum probiotik, habatsauda,obat dokter, madu, british propolis, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih..

Sabtu, 17 Oktober 2020, masuk hari 4 isoman, pagi habis subuh gerak gerak badan yang ringan sambil berlatih nafas sekitar 20 menit plus caring, minum probiotik, habatsauda,obat dokter, madu, british propolis, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih..

Selain itu saya gunakan baca buku Sang Pangeran dan Janissary Terakhir karya Salim A Fillah…

Mengikuti wabinar DJPPR Kemenkeu tentang Giatkan Literasi Investasi,Bangkitkan Ekonomi Negeri”, buat nambah ilmu tentang bagaimana berinvesati melalui ORI atu Sukuk Syariah sd jam 13.00 terus tak bawa tidur sampai asyar, habis asyar baca buku Fiqh Madzab Imam Syafii yang barusan saya beli lewat online..malamnya ikut rapat BP Imani Jatim sd jam 22.00 WIB….

Ahad, 18 Oktober 2020, masuk hari ke 5 isoman, sama kegiatan harian paginya seperti hari Sabtu, olga ringan 20 menit plus caring, minum probiotik, habatsauda,obat dokter, madu, british propolis semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih.. lanjutin baca Sang Pangeran plus ketik ketik di blog worpress, lihat lihat laporan keuangan PT GB….alhamdulillah batuk batuk sudah mulai berkurang dan mencoba sarapan blender buah dan sayur(tomat,wortel,timun,kubis,blimbing,apel) sebagaimana dilakukan dr.setiawan( sarapan sehat)….

Senin, 19 Oktober 2020 dan Selasa, 20 Oktober 2020, memasuki hari ke 6 &7 isoman, masih batuk batuk dan aktivitas yang saya lakukan seperti biasa,pagi habis subuh berjamaah, baca alma’tsurat, tilawah qur,an,absen SAK dan absen pagi, jam 6 lebih keluar didepan rumah, menggerakan badan dengan streching dan belajar ambil nafas dan buang nafas dalam dalam, agak siang berjemur/caring sama simbok sekitar 20 menitan, mandi, sholat dhuha,terus sarapan blenderan buah dsn sayur(sawi,kembang kubis,bawang puti,timun,tomat,terong,sawi,jeruk, apel dan sledry) , mengerjakan pekerjaan kantor …..Tidak lupa minum probiotik, habatsauda,obat dokter, british propolis, madu, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih dan ditambahi oleh istri minum rebusan cengkeh dan bunga lawang untuk obat batuk…

Rabu & Kamis, 21&22 Oktober 2020, masuk hari ke 8&9 isoma, masih timbul batuk batuk kalau pagi hari, dan aktivitas yg saya lakukan seperti biasa,pagi habis subuh berjamaah, baca alma’tsurat, tilawah qur,an,absen SAK dan absen pagi, jam 6 lebih keluar didepan rumah, menggerakan badan dengan streching dan belajar ambil nafas dan buang nafas dalam dalam, agak siang berjemur/caring sekitar 20 menitan, mandi, sholat dhuha,terus sarapan blenderan buah dan sayur(sawi,kembang kubis,bawang putih,timun,tomat,terong,sawi,jeruk, apel dan sledry) tetapi hari kamis sarapan nasi, mengerjakan pekerjaan kantor …..Tidak lupa minum probiotik, habatsauda,obat dokter dan hari kamis obat dokter sudah habis, british propolis, madu, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih dan rebusan cengkeh plus bunga lawang. Kemudian dapat saran dari Bu Atik agar membuat minuman teh ditetesi minyak kayu putih terus diminum untuk menyembuhkan covid19, maka malam harinya saya praktekkan habis sholat isya bikin teh tawar hangat plus 3 tetes minyak kayu putih lalu uapnya saya hirup baru saya minum airnya…

Jum’at, 23 Oktober 2020 memasuki hari ke 10 isoman, alhamdulillah pagi hari tidak batuk lagi, kegiatan seperti biasa : pagi habis subuh berjamaah, baca alma’tsurat, tilawah qur,an,absen SAK dan absen pagi, jam 6 lebih keluar didepan rumah, menggerakan badan dengan streching dan belajar ambil nafas dan buang nafas dalam dalam, agak siang berjemur/caring sama simbok sekitar 20 menitan, mandi, sholat dhuha,terus sarapan blenderan buah dsn sayur(sawi,kembang kubis,bawang puti,timun,tomat,terong,sawi,jeruk, apel dan sledry) , mengerjakan pekerjaan kantor …..Tidak lupa minum probiotik, habatsauda, british propolis, madu, semprot ionicsilvergt,kumur betadine, minum rebusan daun palasia dan pakai masker lapis tisu tetes minyak kayu putih, rebusan cengkeh dan bunga lawang, minum teh dicampur 3 tetes minyak kayu putih….dan jumat ini saya masih belum ikut sholat jumat , berarti sudah 5 x berturut turut tidak sholat jumat , astaghfirullohaladziim…

Sabtu Ahad, 24-25 Oktober 2020, masuk hari ke 11 & 12 isoman, aktivitas seperti biasa seperti hari hari sebelumnya dan juga minum untuk peningkatan imun juga tidak berhenti dengam jenis minum sbgai mana hari jumat. Namun ada tambahan kegiaatan di hari Sabtu, 24 Oktober jdm 8.00 – 11.00 wib memgikut peringatan hari oeang ke 74 melalui Chanel youtube dan defangkan hari Ahad/Minggu mengikuti zoom meeting dengan Yayasan Masyarakat Profediondl Berdaya (YMPB) dengan tema: Covid19 sudah berakhir? Yg diisi oleh ustad Jamaludin, dr.Iin spesialis paru2 RSSA, dr.Ana RSJ Lawang, dr. Jojok, Hafidz Maulana, dan dr Fajar…

Senin, 26 Oktober 2020, masuk hari ke 13 isoman, kegiatan harian sama seperti hari sebelumnya, karena wfh, maka tetap melakukan kegiatan pekerjasn kantor, tetapi ada tambahan tes PCR Swab di Sima Lab untuk membuktikan apakah masih positif atau sudah negatif….nunggu hasilnya 2-4 hari…Semoga Alloh SWT memberikan kesembuhan total dari covid19 sehingga hasil negatif…aamiin

Selasa, 27 Oktober 2020, masuk hari terakhir atau ke 14 isoman, kegiatan harian sama dengan hari hari sebelumnya, posisi wfh, maka masih mengerjakan PR DSPPn bisnis…kemaren kemaren sudah gak batuk batuk, ini sore kok tenggorokan gatel shg muncul batuk batuk, gak tahu kenapa, klo minuman herbal masih tetap kecuali rehusan daun paliasa sudah 3 hari gak minum krn daunnya udah kering dan menjamur, rebusan cengkeh dan daun lawang tadi juga gak, krn istri gak sempet masakin…semoga aja batuk batuknya bukan karens covid19 , hanya batuk biasa…

Begitulah kegiatan isoman saya selama 14 hari di rumah, yang penting sebagai manusia selalu berikhtiar dan bersemangat untuk sembuh serta betdoa, hasilnya berserah diri pada Alloh SWT pemilik dan pemelihara jasad ini ketika hidup didunia yg fana ini sebai bagisn dari takditNya…

Selain berikhtiar dengan aktivitas sebagaimana di atas, juga selalu memanjatkan doa kepada yg memberi takdir dan yang mempunyai obat kesembuhan dari penyakit yang diberikan kepada hamba hambanya sebagai bentuk ujian atau peringatan dengan doa doa yang diajarkan baginda Rasululloh SAW berikut ini;

1.

.ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู„ูŽุง ูŠูŽุถูุฑู‘ู ู…ูŽุนูŽ ุงุณู’ู…ูู‡ู ุดูŽูŠู’ุกูŒ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ูˆูŽู„ูŽุง ูููŠ ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงุกู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ููŠุนู ุงู„ู’ุนูŽู„ููŠู…ู
Artinya: โ€œDengan nama Allah Yang bersama NamaNya sesuatu apa pun tidak akan celaka baik di bumi dan di langit. Dialah Maha Mendengar lagi maha Mengetahui.โ€

2.


 ุฃูŽุนููˆู’ุฐู ุจููƒูŽู„ูู…ูŽุงุชู ุงู„ู„ู‡ู ุงู„ุชู‘ูŽุขู…ู‘ูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚3x)
Artinya:
โ€œAku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan ciptaan-Nya.โ€

3.
ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽุงููู†ูู‰ ููู‰ ุจูŽุฏูŽู†ูู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽุงููู†ูู‰ ููู‰ ุณูŽู…ู’ุนูู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุนูŽุงููู†ูู‰ ููู‰ ุจูŽุตูŽุฑูู‰ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ
โ€œYa Allah, sehatkanlah badanku, Ya Allah sehatkanlah pendengaranku, Ya Allah, sehatkanlah pengelihatanku. Tiada Tuhan selain Engkau.โ€
4.
ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฅู†ู‘ููŠ ุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุจูŽุฑูŽุตูุŒ ูˆุงู„ุฌูู†ููˆู†ูุŒ ูˆุงู„ุฌูุฐูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽุณูŽูŠู‘ูุฆู ุงู„ุฃุณู’ู‚ูŽุงู…ู
Artinya: โ€œYa Allah, aku berlindung kepada Engkau dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit yang buruk.โ€)
5.
ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฑูŽุจูŽู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุฃูŽุฐู’ู‡ูุจู ุงู„ู’ุจูŽุฃู’ุณูŽ ูˆูŽุงุดู’ููู‡ ูˆุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุงูููŠ ู„ุงูŽ ุดูููŽุขุกูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุดูููŽุงุคููƒูŽ ุดูููŽุงุกู‹ ู„ุงูŽ ูŠูุบูŽุงุฏูุฑู ุณูŽู‚ูŽู…ู‹ุง
 โ€œYa Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lainโ€  (HR Bukhari dan Muslim).

Rabu, 28 Oktober 2020 habis sholat Isya, hasil PCR Swab dari Sima Lab sudah diemail, dan alhamdulillahi robbil ‘aalamin hasilnya saya dinyatakan NEGATIF COVID19

Sekian ,semoga terus sembuh dari covid19, dan kekuarga saya, anak, istri, simbok, ibu mertua dan saudara saudara ipar ,keponakan maupun temsn teman teehindar dari covid19 dan yang sudah ditakdirkan kena covid19 semoga segera diberi kesembuhan serta musubah covid19 semoga segera dihilangkan dari bumi ini…aamiin

Tetap terapkan protokol kesehatan ,dimanapun berada..aamiin

Cengger Ayam, 28 Oktober 2020

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Oktober 2020 inci Perjalanan

 

2 responses to “Masa Isolasi Mandiri(isoman)

  1. avatar Indra Hadi

    Indra Hadi

    31 Oktober 2020 at 06:24

    Semoga Allah SWT berikan kekuatan dan kesehatan yang sempurna buat Mas.

     
    • avatar islamudin69

      islamudin69

      22 Januari 2021 at 20:38

      Aamiin , terimakasih, mohon maaf telat balasnya

       

Tinggalkan komentar