RSS

Arsip Penulis: islamudin69

avatar Tidak diketahui

Tentang islamudin69

Nama lengkap saya Amir Islamudin, punya satu istri dan dikarunia enam orang anak laki-laki. Saya hanyalah manusia biasa dengan berbagai keterbatasan, kemampuan, dan potensi yang diberikan Alloh SWT,ingin berusaha semaksimal mungkin untuk mensyukuri berbagai nikmat yang ada untuk meraih keridloan Dzat yang telah menciptakan, memberi rizki, melindungi, memberikan hidayah, dan menolong kami sekeluarga, melalui aktifitas ibadah dan berbuat yang terbaik yang bisa memberi manfaat kepada orang lain. Blog ini hanyalah sarana saya untuk belajar dan belajar

Orang Jujur menurut Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah

Orang yang jujur yang kuat adalah orang yang betah bersama Alloh SWT, baik pada saat banyak orang maupun pada saat sendiri. Orang yang jujur namun lemah adalah orang yang betah bersama Alloh SWT saat sendiri saja, tetapi tidak pernah betah tatkala banyak orang. Orang yang sakit adalah orang yang betah bersama Alloh SWT ditengah banyak orang, tetapi tidak betah tatkala sendiri dan sepi(Ibnu Qoyyim Al-jauziyyah).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: ,

Pesan Imam Syafi’i tentang dunia

Wahai saudaraku, dunia adalah sesuatu yang licin dan menggelincirkan, dunia merupakan negeri yang sangat hina, keramaiannya menuju kegersangan, penghuninya menuju kuburan, apa yang di kandungnya berpotensi untuk mencerai beraikan, kekayaannya menghantarkan kepada kefakiran, banyak membelanjakannya akan membawa kesulitan, tetapi kesulitan didalamnya sesungguhnya adalah sesuatu yang mudah.

Karenannya, waspadalah dan berlindulah kepada Alloh SWT, puaslah dengan rizki yang dianugerahkan Alloh SWT, janganlah berhutang dalam negeri yang fana lalu di bawa ke negeri akherat yang abadi, sehingga membuat sengsara. Sesungguhnya kehidupan di dunia laksana fatamorgana yang segera lenyap dan bagaikan tembok goyang yang segera roboh. Oleh karena itu perbanyaklah amal dan perpendeklah angan-angan”

 
Komentar Dinonaktifkan pada Pesan Imam Syafi’i tentang dunia

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: , ,

Pesan Lukman Al-Hakim kepada anaknya

  • Janganlah kamu menyibukkan dirimu dengan urusan dunia, kecuali sesuai kadar sisa usia kamu;
  • Sembahlah Rabb-mu sesuai kadar kebutuhan dirimu kepada-Nya;
  • Beramallah untuk akheratmu sesuai kadar kedudukan apa yang kamu inginkan di akherat kelak;
  • Hendaknya kesibukanmu adalah bagaimana melepaskan belenggu dirimu dari neraka yang belum jelas apakah kamu nanti akan selamat atau tidak darinya;
  • Hendaknya kelancanganmu kepada perbuatan maksiat sesuai kadar kesabaran dan kesanggupanmu merasakan azab Alloh SWT di neraka nanti; 
  • Bila kamu memang ingin melakukan perbuatan maksiat, maka carilah tempat yang tidak bisa dilihat oleh Alloh swt dan tidak bisa juga dilihat oleh malaikat.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: ,

Tanggung jawab Umar bin Abdul Aziz terhadap rakyatnya

Pemerintahan Umar bin Abdul Aziz sangat memprioitaskan kesejahtera rakyat dan tegaknya keadilan. Fathimah binti Abdul Malik pernah menemukan suaminya sedang menangis di tempat biaya Umar melaksanakan shalat sunnah. Fathimah berusaha membesarkan hatinya. Umar bin Abdul Aziz berkata, ”Wahai Fathimah, sesungguhnya saya memikul beban umat Muhammad dari yang hitam hingga yang merah. Dan saya memikirkan persoalan orang-orang fakir dan kelaparan, orang-orang sakit dan tersia-siakan, orang-orang yang tak sanggup berpakaian dan orang yang tersisihkan, yang teraniaya dan terintimidasi, yang terasing dan tertawan dalam perbudakan, yang tua dan yang jompo, yang memiliki banyak kerabat, tapi hartanya sedikit, dan orang-orang yang serupa dengan itu di seluruh pelosok negeri. Saya tahu dan sadar bahwa Tuhanku kelak akan menanyakan hal ini di hari Kiamat. Saya khawatir saat itu saya tidak memiliki alasan yang kuat di hadapan Tuhanku. Itulah yang membuatku menangis.”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: ,

Cara Umar bin Abdul Aziz mensikapi Bid’ah

Suatu ketika Abdul Malik, putra Umar b Abdul Aziz, menemui ayahnya, dan berkata, ”Wahai Amirul Mukminin, jawaban apa yang engkau persiapkan di hadapan Allah swt. di hari Kiamat nanti, seandainya Allah menanyakan kepadamu, ’Mengapa engkau melihat bid’ah, tapi engkau tidak membasminya, dan engkau melihat Sunnah, tapi engkau tidak menghidupkannya di tengah-tengah masyarakat?’

Umar b Abdul Aziz menjawab, ”Semoga Allah swt. mencurahkan rahmat-Nya kepadamu dan semoga Allah memberimu ganjaran atas kebaikanmu. Wahai anakku, sesungguhnya kaummu melakukan perbuatan dalam agama ini sedikit demi sedikit. Jika aku melakukan pembasmian terhadap apa yang mereka lakukan, maka aku tidak merasa aman bahwa tindakanku itu akan menimbulkan bencana dan pertumpahan darah, serta mereka akan menghujatku. Demi Allah, hilangnya dunia bagiku jauh lebih ringan daripada munculnya pertumpahan darah yang disebabkan oleh tindakanku. Ataukah kamu tidak rela jika datang suatu masa, dimana ayahmu mampu membasmi bid’ah dan menghidupkan Sunnah?”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: , ,