RSS

Arsip Tag: tanggung jawab

Tiang-tiang penyangga pemerintahan

Menurut Imam Syahid Hasan Al-banna, pemerintahan dalam islam tegak di atas kaidah yang sudah populer dan aksiomatis, yang semuanya merupakan kerangka pokok bagi sistem pemerintahan islam, yaitu;

1. Tanggung Jawab Pemerintah

Dalam menjalankan tugasnya , pemerintah bertanggung jawab kepada Alloh dan rakyatnya. Ia adalah pelayan dan pekerja bagi rakyat yang menjadi tuannya.

2. Kesatuan Umat

Umat islam adalah umat yang satu, karena ukhuwah yang dengannnya Islam mempersatukan hati mereka dalam satu landasan iman. Tidak ada kesempurnaan iman kecuali dengan ukhuwah, dan tidak akan terealisasi iman kecuali dengan keberadaannya.

Bagi umat islam, tidak ada perbedaan dalam hal-hal prinsip, sebab sistem kehidupan sosial yang terbingkai dalam satu kesatuan, yaitu islam telah dikenal luas para pemeluknya, sementara perbedaan dalam hal-hal furu(cabang) tidaklah membahayakan. Tidak ada kebencian, permusuhan, dan fanatisme golongan yang menjadi kebijakan peerintah, yang ada adalah keharusan riset, kajian, musyawarah, dan saling menasehati.Jika termasuk pada hal yang dinashkan, maka pintu ijtihad tertutup, sedangkan bila tidak ada nashnya, maka keputusan pemerintah harus menyatukan umat, dengan terlebih dahulu melaksanakan ketentuan kedua.

3. Menghormati Aspirasi Umat

Diantara hak umat isalm adalah mengawasi roda pemerintahan sedetail mungkin dan aktif bermusyawarah berkenaan sesuatu yang dipandang baik, sedangkan kewajiban pemerintah adalah bermusyawarah dengan rakyat

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Mei 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: , , , , ,

Tanggung Jawab Umar bin Khatab

Seandainya seekor baghlah(hasil perkawinan silang himar dan kuda) terperosok di Irak, maka aku menganggap dirikulah yang harus bertanggung jawab atasnya di hadapan Alloh SWT; mengapa aku tidak meratakan jalan untuknya?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: ,

Tanggung jawab Umar bin Abdul Aziz terhadap rakyatnya

Pemerintahan Umar bin Abdul Aziz sangat memprioitaskan kesejahtera rakyat dan tegaknya keadilan. Fathimah binti Abdul Malik pernah menemukan suaminya sedang menangis di tempat biaya Umar melaksanakan shalat sunnah. Fathimah berusaha membesarkan hatinya. Umar bin Abdul Aziz berkata, ”Wahai Fathimah, sesungguhnya saya memikul beban umat Muhammad dari yang hitam hingga yang merah. Dan saya memikirkan persoalan orang-orang fakir dan kelaparan, orang-orang sakit dan tersia-siakan, orang-orang yang tak sanggup berpakaian dan orang yang tersisihkan, yang teraniaya dan terintimidasi, yang terasing dan tertawan dalam perbudakan, yang tua dan yang jompo, yang memiliki banyak kerabat, tapi hartanya sedikit, dan orang-orang yang serupa dengan itu di seluruh pelosok negeri. Saya tahu dan sadar bahwa Tuhanku kelak akan menanyakan hal ini di hari Kiamat. Saya khawatir saat itu saya tidak memiliki alasan yang kuat di hadapan Tuhanku. Itulah yang membuatku menangis.”

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2012 inci Tokoh dan Keteladanan

 

Tag: ,